JIWA YANG BESAR VERSUS PIKIRAN YANG BIASA
(Sambutan pada
pelantikan O S I S SMPN 3 Komodo )
Senin, 24 Pebruari 2014
Jiwa yang besar
akan selalu mendapatkan perlawanan yang kejam dari pikiran yang biasa (Albert
Einstein)
Staf Pembina
OSIS SMPN 3 Komodo yang saya hormati,
Dewan Guru yang
saya hormati,
Staf OSIS
periode 2013/2014 yang saya kasihi.
Staf OSIS yang
baru periode 2014/2015 yang saya kasihi.
Siswa siswi
bsekalian yang saya kasihi dan banggakan
Pertama
tama marilah kita angkat hati kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia hidup
yang dianugerahkan kepada kita, lebih lebih kesempatan belajar ini. Karunia
Tuhan sedang kita alami dalam peristiwa hidup kita. Melalui orang tua dan guru
kita juga mendapatkan karunia yang sama termasuk di kesempatan belajar menjadi manusia berilmu dan berpendidikan yg
memahami banyak dan melaksanakan dengan lebih tulus. Puji Tuhan, kita adalah
makhluk istimewah yang berakal budi sehingga banyak hal boleh kita pelajari
agar kita menjadi manusia yang berilmu, beriman dan bermartabat luhur.
Bapak/ibu
pendidik/Pegawai yang saya hormati,
Siswa siswi
sekalian yang saya kasihi.
Peristiwa
pelantikan O S I S SMPN 3 Komodo periode 2014/2015 siang ini merupakan peristiwa penting
dalam berorganisasi pada lembaga
pendidikan ini. Kita tentu sepaham bahwa perlu ada pergantian. Kita diingatkan
pula bahwa jabatan, kepercayaan bahkan kekuasaan macam apapun ada batas
waktunya. Wajar saja pengurus yang baru
menggantikan pengurus lama yang sudah demisioner. Maka pergantian
pengurus, staf baru memberikan sinyal akan adanya semangat baru dan perubahan akan cara kerja dan kerja sama
dalam berorganisasi. Hadirnya dewan guru dalam pelantikan ini hendak
mengukuhkan keberadaan O S I S sebagi sebuah organisasi resmi di sekolah yang sungguh diharapkan bekerja sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan
punya komitmen dakam mendidik
manusia dan hidup berorganisasi. Para guru sangat apresiatif terhadap idealism
siswa dalam berorganisasi sebagai sebuah kesempatan belajar secara akademis.
Untuk
maju dengan mengusung rencana perubahan
perubahan nyata diperlukan idealisme
yang bisa diwujudkan dengan baik. Para guru memahami sungguh akan
idealisme anda yang terkesan demikian tinggi melangit. Para guru memahami sejumlah idealisme di pending karena
terlampau besar untuk anda wujudkan. Kami mengertinya sebagai tanda siswa ingin
maju baik secara kelompok maupun secara
pribadi.
Dalam
berorganisasi, anda harus berhadapan dengan manusia lain sebagai upaya
mewujudkan idealisme anda. Anda tidak
dapat bekerja sendiri terlepas dari orang lain. Anda dapat saja berhadapan
Manusia- manusia
yang ternyata sama sekali tidak memiliki
idealisme apa pun, manusia yang menerima keadaan apa adanya, manusia yang minimalis
yang puas dengan keadaan yang telah
memberikan dia rasa nyaman, manusia yang
tidak mau maju tetapi hanya bisa jalan ditempat
bahkan anda bisa menemukan manusia
yang hanya menjual ide tetapi tidak rela berbuat. Anda tidak mungkin
terhindar dari manusia yang tidak banyak bermimpi, tidak memiliki
idealisme sama sekali, manusia yang tidak dapat berpikir banyak. Manusia yang
selalu merasa puas dengan keadaan yang ada walau pun itu sangat minim. Justru
pemikiran seperti itulah yang sering kali menjadi tantangan
besar buat anda bahkan berubah menjadi sebuah perlawanan yang kejam terhadap pemikiran besar yang
hendak maju dengan perubahan perubahan
seperti itu hanya bisa membuat
perlawanan dan mendatangkan kekacauan dan keruntuhan dalam berorganisasi. Namun
ini bukan sebuah bayangan ketakutan
untuk anda melainkan anda
ditantang dengan pikiran pikiran biasa itu lebih mudah melemahkan atau melumpuhkan
semangat berinisiatif. Pada tahap ini boleh dibilang perlawanan yang kejam.
Ide-ide cemerlang terhadap sebuah
perubahan dapat saja kandas karena pikiran biasa dari manusia yang tidak mau maju tetapi hanya pandai
mengkritik setiap perubahan.
Osis
sebagai satu organisasi sekolah , tempat siswa berkesempatan belajar
berorganisasi, perlu memperhatikan visi misi sekolah adalah terwujudnya
prestasi akademik, menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan agar menjadi
manusia yang cerdas dan bersaing di setiap lini kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar